Tuesday, July 13, 2010

Bakrie Telecom Akan Kembangkan Internet BWA

modem cdma surabaya (beritajatim.com) - Perusahaan telekomunikasi, Bakrie Telecom melalui anak perusahaannya Bakrie Connectivity (BCONNECT) mengembangkan internet broadband wireless access (BWA) berbasis CDMA teknologi EVDO.
"Hadirnya Bakrie Connectivity akan menjawab sekaligus memenuhi keinginan para pengguna internet broadband di tanah air mengingat potensi pasarnya  luar biasa," ujar Dirut PT Bakrie Telecom Tbk, Anindya N. Bakrie, Rabu (23/6/2010).

Dipilihnya internet BWA karena merujuk dari data ITU (International Telecommunication Union) yang menunjukkan bahwa tahun 2009 ada 30 juta pengguna internet di Indonesia atau baru mencapai12,5 persen penetrasinya.

Sementara data sebuah lembaga konsultan dan riset bisnis internasional menyatakan akan ada 234 juta pelanggan selular di Indonesia atau 90 persen dari populasi penduduk di tahun 2014. Dari jumlah tersebut 20 persen diproyeksikan akan menjadi pelanggan 3G. Sedangkan kontribusi pendapatan mobile data akan tumbuh 40 persen.

Demikian pula pertumbuhan distibusi komputer yang tumbuh antara 25 hingga 30 persen setiap tahunnya. Data IDC memperlihatkan di tahun 2009 distibusi komputer ada 2,5 juta dan diperkirakan naik menjadi 3,5 juta di tahun 2010. Pertumbuhan distribusi komputer tersebut turut mendukung perkembangan penggunaan internet  di Indonesia.

"Saya optimistis kehadiran anak usaha baru ini akan dapat menjawab keinginan pengguna internet broadband khususnya masyarakat yang bermobilitas tinggi," tutur Anindya.modem cdma surabaya

XL Keluarkan 10 Ribu Kartu Internet Unlimited di Surabaya

(Beritajatim.com) - Operator telekomunikasi, PT XL Axiata Tbk melempar kartu perdana 5 ribu hingga 10 ribu kartu layanan unlimited pra bayar di wilayah Surabaya.

Vice President Enterprise and Carrier PT XL Axiata Tbk, Titus Dondy menyatakan nantinya distribusi kartu perdana layanan internet unlimited ini lebih banyak difokuskan di pasar Surabaya ketimbang daerah kota besar lainnya. "Kartu perdana ini sebetulnya sudah di lempar di pasaran pada tahun lalu di kota Medan, Jakarta, disambung di Bandung," ujarnya kepada beritajatim.com di kantor East Region XL, Selasa (23/2/2010).

Dipilihnya kota Surabaya lanjut Titus, dikarenakan daerah ini demand-nya terutama untuk layanan internet unlimited cukup tinggi. Selain itu, sebagian besar based station transceiver (BTS) di wilayah Surabaya sudah di-upgrade guna mendukung performasi layanan internet.

Kendati kartu perdana layanan internet telah dipasarkan, operatornya tidak secara serentak memperbanyak produk ini. Langkah ini diambil karena XL berkeinginan menjaga kualitas layanan internet serta speed-nya bisa tetap terjaga.

Terkait layanan internet unlimited ini kata dia, XL juga menggandeng 4 vendor sebagai penyedia modem. Keempat vendor itu diantaranya Huawei, Speed Up, Haier, dan ZTE. "Dengan menggandeng vendor itu maka harga yang kami bandrol Rp 150 ribu masa aktif 30 hari," tuturnya.

Layanan kartu perdana ini, selain tidak hanya digunakan sebagai akses internet namun bisa juga dipakai voice maupun SMS. "Inilah bedanya dengan kartu layanan internet operator lain. Sebab, punya kami bisa digunakan untuk mengirim SMS dan voice call," pungkas Titus Dondy.

Di tingkat East Region XL, kartu perdana (starter pack) layanan internet unlimited pra bayar rencananya akan dilempar 55 ribu kartu. Namun, semua itu juga tergantung dari kesiapan BTS di masing-masing daerah karena ada beberapa yang belum di up grade guna mendukung performasi dan kualitas layanan terkait dengan data atau akses internet.

FlexiNet Tawarkan Akses Internet Unlimited Dengan Modem Olive

modem cdma surabaya (BeritaJatim.com) - Tingginya pengguna internet membuat PT Telkom Divisi Flexi area Jatim, Bali, Nusra menawarkan paket internet lewat bundling modem dengan Olive. Bundling modem ini dipasaran dengan bandrol Rp 499 ribu di tingkat end user.

General Manager Commerce Divisi Telkom Flexi area Jatim, Bali, Nusra, Suparwiyanto mengatakan, bundling dengan modem Olive dilakukan karena trend pengguna data (internet) mengalami kenaikan 4 kali lipat sejak Oktober 2009. "Guna mengcover tingginya pengguna internet kami telah memasarkan 20 ribu modem Olive dipasaran," katanya kepada beritajatim.com, Rabu (10/3/2010).

Untuk paket hariannya lanjut Suparwiyanto, pelanggan hanya dikenai Rp 2500. Sedangkan paket mingguan pelanggan dikenai Rp 15 ribu dan paket bulanan Rp 50 ribu.

Sementara itu, General Manager Operation PT Haier Mobile vendor modem Olive, Sentot Andalas menjelaskan modem ini merupakan brand produk data middle up. Keunggulan modem ini karena modem Olive sudah di-support dengan operating system (OS) seperti Windows XP all varians, Windows Vista, Mac, dan Linux.

"Modem Olive juga bisa plug and play-auto install, expandable memory up to 2 GB. Juga bisa mesage and phone book support serta ditambah lagi dengan jaringan data FlexiNet," pungkasnya.modem cdma surabaya
Naiknya trafik internet, membuat Telkom Divisi Flexi area Jatim, Bali, Nusra meningkatkan kapasitas alat produksi. Saat ini, tersedia 6000 IP Pool yang sangat memungkinkan bisa menampung 48 ribu pelanggan sekaligus secara bersamaan. "Dalam waktu dekat IP Pool kami ditingkatkan lagi menjadi 1800 IP atau sekitar 144 ribu pelanggan," ungkap General Manager Network Telkom Flexi area Jatim, Bali, Nusra, I Ketut Budi Utama.

Disamping meningkatkan kapasitas jaringan internet tambah dia, Telkom Flexi juga menyiapkan 2 critical point lain untuk menilai performasi wireless internet di sejumlah BTS. "Sekarang ini BTS Flexi Jatim ada 1300 dari jumlah itu 40 persennya tersebar di kota Surabaya," tambahnya.

Dia menuturkan bandwith gateway internasional juga diperlebar yang sekarang ini 120 Mbps akan ditambah lagi menjadi 512 Mbps. "Kami meningkatkan bandwith karena rata-rata pelanggan internet setiap jamnya mencapai 110 Mbps," tuturnya. modem cdma surabaya

Vittel Sasar Segmen Entry Level

(beritajatim.com) - Vendor ponsel ber-brand lokal, Vittel fokus menyasar segmen entry level sebagai pangsanya. Untuk menggarap segmen tersebut Vittel mengandalkan V707 dengan harga Rp 355 ribu.

Menurut Marketing Communication, PT Vitell Mobil Indonesia selaku prinsipal ponsel Vitell Indonesia, Oni Ramdy Arafi, untuk target penjualan V707 kami menargetkan penjualan 5 ribu unit selama pameran 5 hari di Surabaya.

Dia mengatakan, target 5 ribu unit optimistis bisa tercapai mengingat V707 sengaja difokuskan ke segmen entry level. "Selain harganya terjangkau ponsel ini sudah dilengkapi blue tooth dan modem," katanya, kepada wartawan, Rabu (9/6/2010).

Oni menambahkan, untuk ponsel V707 pihaknya berharap bisa memberi konstribusi penjualan sebesar 10 persen. Pasalnya, selama ini 30 persen konstribusi terbesar masih didominasi Vittel V708 yang dibadrol dengan harga Rp 499 ribu. "Kendati baru dikeluarkan di pasaran saya optimistis V708 mendapat sambutan positif dari masyarakat," tambahnya.

Mengenai penjualan V708 di Jawa Timur. Dijelaskan Oni, Jatim tetap mendapat prioritas pertama. Pasalnya, pasar ponsel di daerah ini cukup besar setelah DKI Jakarta. "Pasar Jatim sangat potensial mengingat sebagian besar vendor ponsel ber-brand lokal menjadikan daerah ini sebagai target utama penjualan," ungkapnya.

Telkom FlexiNet Fokus ke Layanan EVDO

modem cdma surabaya (beritajatim.com) - PT Telkom Divisi Flexi fokus meningkatkan layanan data nirkabel kecepatan tinggi berbasis evolution data optimized (EV-DO) melalui FlexiNet.

Manager Sales & Promotion Divisi Telkom Flexi area Jatim, Bali, Nusra, Sudaryadi menjelaskan secara infrastruktur sudah tidak masalah dan divisinya siap mengoperasikan layanan data berbasis kecepatan tinggi.

"Uji coba layanan EV-DO sudah pernah dilakukan di Surabaya dan hasilnya tidak ada masalah," katanya kepada beritajatim.com, Selasa (30/3/2010).

Diakui Sudaryadi, sebelum mengoperasikan EV-DO pihakna terlebih dulu akan melakukan inventarisasi di beberapa daerah mana yang membutuhkan layanan data berkecapatan tinggi.
"Secara teknis layanan EV-DO sudah siap diimplementasikan," tuturnya.

Sudaryadi menjelaskan, layanan EV-DO merupakan salah satu upaya Telkom FlexiNet untuk terus memberikan nilai bagi pelanggan utamanya yang mengakses data.

Selain fokus ke layanan EV-DO lanjut dia, Telkom FlexiNet juga mengkedepankan program bundling dengan menggandeng vendor notebook Axioo. Alasan digandeng vendor itu karena sampai saat ini pasar pengguna notebook pasar yang sangat potensial untuk dibidik.

"Kebutuhan masyarakat terhadap akses data membuat kami terus mencari pasar-pasar baru untuk dibidik," ungkapnya.

Dengan masuk ke pasar ini kata Sudaryadi, pihaknya berharap akan tercipta demand baru untuk memperbesar pelanggan FlexiNet yang saat berkisar 100 ribu pelanggan di area Jatim, Bali, dan Nusra," pungkasnya.

Sampai akhir tahun 2010, FlexiNet area Jatim, Bali, dan Nusra menargetkan 1 juta pelanggan. Untuk mencapai angka tersebut, Telkom FlexiNet genar melakukan program bundling baik melalui modem maupun notebook. modem cdma surabaya